Pacu Ekosistem KEK Banten, BSDE Genjot Optimalisasi Aset Strategis
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui entitas anak usahanya, PT Surya Inter Wisesa (SIW) secara resmi menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tanah kavling.
EBuzz - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui entitas anak usahanya, PT Surya Inter Wisesa (SIW) secara resmi menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tanah kavling dengan PT SMPlus Cakrawala Cipta Gemilang (SMCCG).
Ruang lingkup transaksi PPJB tersebut mencakup perikatan jual beli aset tanah kavling milik SIW kepada SMCCG dengan total luas mencapai kurang lebih 166.261 meter persegi (sekitar 16,6 hektare). Aset tanah tersebut berlokasi di area D-Hub Special Economic Zone, BSD City, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya, menegaskan melalui penandatanganan PPJB ini, SIW mengoptimalkan pemanfaatan portofolio lahan sebagai bagian dari percepatan pembentukan ekosistem bisnis Terintegrasi di KEK ETKI.
Langkah monetisasi dan pengembangan lahan ini diproyeksikan dapat menggerakkan aktivitas usaha kawasan, meningkatkan nilai tambah aset, serta memberikan imbal hasil jangka panjang bagi perseroan.
"BSDE senantiasa mendorong pengelolaan aset dan pengembangan usaha Entitas Anak dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi BSDE, SIW dan para pemangku kepentingan," ujar Hermawan dalam siaran pers, Rabu (28/10/2026). (29/10).
Kawasan Ekonomi Khusus
Hermawan menyampaikan, komitmen perseroan dalam mengawal setiap langkah ekspansi dan pengelolaan portofolio entitas anak. Menurutnya, SIW merupakan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten (KEK ETKI), yang telah ditetapkan secara resmi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024 pada 7 Oktober 2024
"Kawasan ini dirancang untuk mengintegrasikan empat sektor utama, mencakup edukasi, layanan kesehatan, sektor digital, dan ekonomi kreatif demi mendongkrak masuknya investasi berkelanjutan," paparnya.
Baca Juga : Pendapatan Menyusut, Laba Bersih BSDE Turun Menjadi Rp277,62 Miliar di Q1-2026
Melalui aksi korporasi ini, SIW diharapkan dapat terus memperkokoh struktur pengelolaan asetnya sekaligus menopang strategi pertumbuhan usaha induk perusahaan secara berkelanjutan.