economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Genjot Cadangan Tambang, Merdeka Copper (MDKA) Habiskan Biaya Eksplorasi Rp54,7 M

Adapun, total pengeluaran modal untuk seluruh kegiatan eksplorasi perseroan selama triwulan ketiga 2026 mencapai kisaran Rp54,75 miliar atau setara dengan kisaran US$3,06 juta.

Oleh Praditya 12 Oct 2026 11:46 2 menit baca

EBuzz - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melanjutkan kegiatan eksplorasi tambang sepanjang triwulan ketiga yang berakhir pada 30 September 2026. Dalam eksplorasi kali ini, perseroan memfokuskan kegiatan di tiga lokasi operasional, yakni Proyek Tujuh Bukit di Jawa Timur, Area Eksplorasi Damai Suksesindo (DSI) di Jawa Timur, serta Pulau Wetar di Maluku Barat Daya.

Adapun, total pengeluaran modal untuk seluruh kegiatan eksplorasi perseroan selama triwulan ketiga 2026 mencapai kisaran Rp54,75 miliar atau setara dengan kisaran US$3,06 juta.

Corporate Secretary PT Merdeka Copper Gold Tbk, Jessica J., menyampaikan rincian alokasi anggaran dan fokus operasional eksplorasi perseroan.

Menurutnya, fokus eksplorasi di Proyek Tujuh Bukit diarahkan pada pengembangan sumber daya tembaga-emas serta emas-perak. Sementara itu, eksplorasi di Pulau Wetar difokuskan pada sumber daya tembaga, dan Area DSI menargetkan eksplorasi tembaga, emas, serta perak.

"MDKA melanjutkan kegiatan eksplorasinya selama triwulan yang berakhir 30 September 2026 di tiga lokasi di Indonesia. Pengeboran permukaan di Proyek Tujuh Bukit akan dilanjutkan menggunakan lima rig DD untuk pengeboran definisi sumber daya dan target eksplorasi regional. Survei geofisika akan dilanjutkan pada target-target regional," jelas Jessica dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2026). (12/10).

Biaya Eksplorasi

Jessica menegaskan, alokasi biaya terbesar dikucurkan untuk Proyek Emas, Perak, dan Tembaga Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan nilai mencapai Rp51,10 miliar atau US$2,86 juta.

"Anggaran tersebut dialokasikan untuk pekerjaan eksplorasi regional serta pengeboran definisi guna memperpanjang umur tambang," tegasnya.

Sementara itu, pada Tambang Tembaga Wetar di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, biaya eksplorasi yang dikeluarkan selama triwulan ketiga 2026 tercatat sebesar Rp3,53 miliar atau US$198 ribu. Kegiatan operasional di area ini diselesaikan melalui perjanjian kontrak kerja sama antara Merdeka dan PT Merdeka Teknik Servis (MTS).

Sedangkan, pada Proyek Eksplorasi Damai Suksesindo (DSI) di Banyuwangi, Jawa Timur, perseroan mencatatkan realisasi biaya sebesar Rp122 juta atau US$7.000 ribu.

Baca Juga : Merdeka Copper Gold Balik Untung, Laba Semester I Tembus USD101,56 Juta

Kegiatan eksplorasi lapangan di area DSI dihentikan sementara menyusul persetujuan masa penangguhan selama satu tahun yang dimulai sejak 10 Oktober 2025. Selama periode penangguhan tersebut, DSI melanjutkan studi meja atas data geologi dan geokimia, serta melakukan reinterpretasi terhadap data geofisika.

Topik terkait
PT Merdeka Copper Gold Tbk MDKA Eksplorasi Tambang Biaya Eksplorasi