economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Garap Infrastruktur Air, Grup Salim (MOYA) Bentuk Perusahaan Patungan Rp6,6 Miliar

Pendirian PT Air Pertiwi Lestari tidak memberikan dampak material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan secara keseluruhan.

Oleh Praditya 12 Oct 2026 16:37 1 menit baca

EBuzz - PT Moya Indonesia (MOYA), entitas holding pengelolaan air milik Grup Salim, resmi membentuk perusahaan patungan atau joint venture baru bernama PT Air Pertiwi Lestari bersama PT Pertiwi Lestari.

Transaksi afiiliasi pembentukan usaha patungan ini bernilai Rp6.603.600.000. Pendanaan untuk pembentukan entitas baru ini bersumber dari kas internal perusahaan.

Direktur PT Moya Indonesia, Darmasen Anwar, menyampaikan bahwa entitas anyar ini dibentuk untuk mengeksekusi proyek pengembangan dan pengoperasionalan infrastruktur pengelolaan air di dua wilayah utama.

Menurutnya, proyek tersebut mencakup pembangunan dan pengoperasian infrastruktur Water Treatment Plant (WTP), Waste Water Treatment Plant (WWTP), serta Water Recycle Plant (WRP).

"Proyek ini juga meliputi sistem jaringan air bersih dan air limbah yang berlokasi di Karawang dan Jakarta Barat," pungkas Darmasen dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2026).

Pengalihan Saham

Darmasen menambahkan, pengalihan, penjualan, pembebanan, penjaminan, maupun pelepasan saham PT Air Pertiwi Lestari wajib mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ketentuan tersebut juga dilengkapi dengan skema Hak Ikut Serta (Tag Along) bagi para pemegang saham jika salah satu pihak memindahkan hak atas sahamnya.

Baca Juga : Ada Rumor Salim Jadi Pengendali CMNP, Emiten Jusuf Hamka Dipantau Bursa

Pendirian PT Air Pertiwi Lestari tidak memberikan dampak material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan secara keseluruhan.

Topik terkait
PT Moya Indonesia MOYA Grup Salim Perusahaan Patungan PT Air Pertiwi Lestari