Central Omega (DKFT) Operasikan PLTS untuk Tambang Nikel Pertama di Morowali

PT Central Omega Resources Tbk mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid off-grid di area pertambangan PT Mulia Pacific Resources yang berlokasi di Kabupaten Morowali Utara.

Central Omega (DKFT) Operasikan PLTS untuk Tambang Nikel Pertama di Morowali
PT Central Omega Resources Tbk. (DKFT). Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - PT Central Omega Resources Tbk mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid off-grid di area pertambangan PT Mulia Pacific Resources yang berlokasi di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Fasilitas energi terbarukan ini diresmikan secara langsung oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi.

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, mengapresiasi langkah ini sebagai pionir dalam pemanfaatan energi bersih pada sektor pertambangan di wilayahnya.

PLTS tersebut memiliki kapasitas sebesar 256 kWp dan dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 251 kWh.

"Fasilitas ini merupakan PLTS pertama yang digunakan untuk kegiatan pertambangan di Kabupaten Morowali Utara. Pemanfaatan energi surya ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan di wilayah kami," ujar Delis Julkarson Hehi dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026). (30/9).

Kerjasama Strategis DKFT

Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi Central Omega Resources, Andi Jaya, menyampaikan bahwa, pengoperasian PLTS ini menandai tahap awal transisi energi terbarukan Perseroan untuk memenuhi kebutuhan listrik internal di lokasi tambang. Langkah ini juga ditujukan untuk menekan jejak karbon operasional secara signifikan.

"Pengoperasian PLTS ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk menghadirkan kegiatan operasional pertambangan yang lebih rendah emisi serta mendukung terbentuknya rantai pasok nikel yang bertanggung jawab. Dengan beroperasinya PLTS ini, Perseroan diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon hingga sekitar 344 ribu kg per tahun," kata Andi.

Lebih lanjut Andi menambahkan, infrastruktur PLTS tersebut dibangun oleh PT Xurya Daya Indonesia (Xurya), penyedia jasa pembangunan PLTS independen non-afiliasi.

Kerjasama antara Central Omega Resources dan Xurya menggunakan skema sewa-menyewa sistem atau infrastruktur PLTS, sehingga transaksi tersebut murni berbentuk penyediaan fasilitas dan bukan jual beli tenaga listrik.

Baca Juga : Laba Bersih Naik 56%, DKFT Tebar Dividen Rp390 Miliar ke Investor

"Ke depan, Perseroan akan terus mengevaluasi peluang perluasan energi terbarukan berdasarkan pertimbangan teknis, operasional, dan keekonomian," imbuhnya.