Buka Suara Soal Pidato Prabowo, Bos OJK : Bukan Menantang MSCI

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, buka suara mengenai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penyedia indeks pasar saham asal Amerika Serikat, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Buka Suara Soal Pidato Prabowo, Bos OJK : Bukan Menantang MSCI
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, buka suara mengenai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penyedia indeks pasar saham asal Amerika Serikat, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Menurut Kiki, pernyataan Presiden bukan bertujuan untuk menantang lembaga pemeringkat global tersebut. Justru, Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya memberikan dukungan penuh terhadap berbagai langkah reformasi yang sedang dijalankan regulator demi mewujudkan pasar modal Indonesia yang lebih kredibel.

"Enggak lah, enggak ada. Makanya reformasi terus kita lakukan. Semakin kredibel, semakin likuid, semakin transparan, dan menjadi rumah untuk long-term investment buat masyarakat Indonesia," tegas Kiki saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). (22/10).

Kondisi Pasar Modal RI

Lebih lanjut Friderica menambahkan, saat ini kinerja serta kondisi pasar modal Indonesia pada dasarnya berada dalam posisi yang relatif baik jika dibandingkan dengan beberapa negara lainnya. Untuk itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus membangun komunikasi secara intensif dengan pihak MSCI.

Menurutnya, akselerasi pembenahan tata kelola bursa yang berlangsung saat ini merupakan komitmen internal pemerintah dan regulator, bukan semata-mata dipicu oleh tekanan dari satu lembaga penyedia indeks global tertentu.

"Intinya gini, kita tuh melakukan perbaikan, bukan karena satu global index provider tertentu, tapi memang niat kita dari Januari sesuai arahan Bapak Presiden, kita melakukan perbaikan-perbaikan yang masih kurang, yang selalu saya sebutkan soal integritas, transparansi, likuiditas," jelasnya.

Baca Juga : OJK Buka-Bukaan Soal Pemeriksaan 31 Emiten HSC, Begini Prosesnya

Friderica menegaskan, OJK telah melaporkan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai perkembangan kinerja emiten pada kuartal kedua tahun 2026 beserta gambaran struktur pasar modal Indonesia terkini.

"Tadi kami sudah melaporkan kepada Bapak progres saat ini, perkembangan emiten di Q2-2026. Kemudian struktur pasar modal kita seperti apa, terus perkembangan-perkembangan terkini sudah kita laporin semua," tutur Friderica.