Beda Karakter Bisnis, Danantara Pastikan Merger Pelindo dan Pelni Batal

Danantara Indonesia menilai wacana penggabungan atau merger antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tidak memungkinkan untuk direalisasikan.

Beda Karakter Bisnis, Danantara Pastikan Merger Pelindo dan Pelni Batal
Danantara Indonesia. Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - Danantara Indonesia menilai wacana penggabungan atau merger antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tidak memungkinkan untuk direalisasikan. Hal tersebut dikarenakan, perbedaan mendasar pada model bisnis serta karakter industri dari masing-masing entitas BUMN sektor maritim tersebut.

Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penataan BUMN dilakukan dengan tetap mempertimbangkan praktik terbaik (best practice) pada masing-masing sektor industri, sehingga entitas yang memiliki cakupan operasional berbeda tidak dapat disatukan begitu saja.

"Kita harus mencermati juga bisnis model masing-masing (perusahaan). Tidak bisa karena mereka (bergerak di) laut, terus, ya, tidak bisa kita satukan juga, karena masing-masing sudah ada best practice industry-nya, kan," ujar Dony Oskaria, di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).

Karakteristik Bisnis Pelindo dan Pelni

Dony memaparkan bahwa, Pelindo berfokus pada pengelolaan dan penyediaan jasa kepelabuhanan (port industry), sementara Pelni beroperasi di sektor transportasi dan angkutan pelayaran.

Menurutnya, perbedaan fungsi utama inilah yang membuat kedua perusahaan tidak memenuhi kriteria untuk dikonsolidasikan dalam satu entitas operasional.

"Pelindo itu port industry. Yang satu lagi (Pelni), industrinya adalah pelayaran. Jadi tidak bisa (merger), tidak ketemu dia. Ya, walaupun sama-sama di laut, bukan berarti mereka akan di-merger," jelasnya.

Danantara menekankan kembali bahwa tidak pernah ada rencana atau pembahasan resmi untuk menggabungkan Pelni dan Pelindo, mengingat fungsi pelabuhan dan armada transportasi laut merupakan dua segmen bisnis terpisah yang berjalan secara mandiri.

Baca Juga : Bos Danantara Sebut Sektor Hilirisasi Sumbang 30 Persen Porsi Investasi Nasional

"Ya pasti tidak di-merger (antara Pelni dan Pelindo), karena memang itu dua bisnis yang berbeda. Saya tidak pernah sampaikan Pelni dan Pelindo akan di-merger. Itu dua hal yang berbeda. Satu adalah port, satu lagi adalah transportasinya," tegas Dony.