economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Internet Rakyat Sumbang Rp139,9 Miliar, Pendapatan Solusi Sinergi Digital (WIFI) Hampir Rp3 Triliun di Q3-2026

SURGE mencatat pendapatan IRA - Internet Rakyat, layanan internet rumah berbasis 5G fixed wireless access (FWA), naik 491% secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp139,6 miliar pada kuartal III 2026

Oleh MRVauzi 30 Oct 2026 18:26 4 menit baca

EBuzz PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE mencatat pendapatan IRA - Internet Rakyat, layanan internet rumah berbasis 5G fixed wireless access (FWA), naik 491% secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp139,6 miliar pada kuartal III 2026. Dengan capaian tersebut, IRA - Internet Rakyat menyumbang sekitar 10% pendapatan konsolidasi kuartal III, tujuh bulan setelah diluncurkan secara komersial.

Bersama pertumbuhan pendapatan fiber-to-the-home (FTTH) sebesar 766% secara tahunan (YoY), kinerja tersebut mendorong pendapatan sembilan bulan pertama 2026 (9M 2026) naik 192% YoY menjadi Rp2,96 triliun. EBITDA tumbuh 288% menjadi Rp1,74 triliun, sehingga margin EBITDA meningkat 14,6 poin persentase menjadi 58,6%. Laba usaha naik 139% menjadi Rp1,37 triliun dan laba bersih konsolidasian tumbuh 96% menjadi Rp648,4 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim, perseroan sukses membukukan lonjakan laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga mencapai Rp478,22 miliar, melesat 83,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp260,09 miliar. Pertumbuhan kinerja bottom-line yang impresif ini, membuat laba per saham dasar perseroan menjadi Rp90,09 per lembar, mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat serta efisiensi operasional yang terjaga di tengah dinamika pasar modal nasional.

Kinerja ini tercatat di tengah masih rendahnya adopsi fixed broadband di Indonesia, dengan biaya sebagai salah satu hambatan utama. Berdasarkan data Bank Dunia, Indonesia memiliki 4,9 langganan fixed broadband per 100 penduduk pada 2024, jauh di bawah Thailand (14,9) dan Vietnam (23,7). Dalam survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2026, 32,9% responden yang belum berlangganan menyebut biaya sebagai alasannya. IRA - Internet Rakyat, seharga Rp100.000 per bulan pada pita frekuensi 1,4 GHz yang dikelola anak usaha Perseroan, dirancang bagi rumah tangga yang belum terjangkau serat optik.

"Kesenjangan broadband di Indonesia pada dasarnya adalah soal harga dan jangkauan. Jutaan rumah tangga membutuhkan koneksi rumah yang andal dengan harga yang terjangkau, dan IRA - Internet Rakyat dibangun tepat untuk itu," ujar Shannedy Ong, Direktur Utama dan CEO PT Solusi Sinergi Digital Tbk.

"Kuartal ini menjadi bukti nyata pertama bahwa layanan internet rumah 5G FWA seharga Rp100.000 dapat tumbuh secara komersial. Bagi kami, serat optik dan fixed wireless saling melengkapi: serat optik di wilayah padat yang layak dibangun, 5G fixed wireless di wilayah yang belum terjangkau serat optik. Prioritas kami sekarang adalah mengubah jaringan yang telah kami bangun menjadi pelanggan aktif yang puas."

Momentum Kuartal III: Pendapatan Fixed Broadband Naik 50% QoQ
Pada kuartal III 2026, pendapatan konsolidasian naik 77% QoQ menjadi Rp1,39 triliun dan EBITDA tumbuh 56% menjadi Rp786,3 miliar. Pendapatan bisnis fixed broadband (gabungan FTTH dan FWA) meningkat 50% QoQ menjadi Rp800,3 miliar, dengan FTTH naik 29% menjadi Rp660,7 miliar dan FWA naik 491% menjadi Rp139,6 miliar. Pendapatan perdagangan besar lainnya berkontribusi Rp468,2 miliar terhadap pendapatan kuartal III.

IRA - Internet Rakyat: Dari Peluncuran ke Skala dalam Tujuh Bulan
IRA - Internet Rakyat membukukan pendapatan Rp163,5 miliar sepanjang 9M 2026, dengan sekitar 85% di antaranya berasal dari kuartal III, sejak diluncurkan secara komersial pada akhir Februari 2026. Pada kuartal III saja, FWA menyumbang sekitar 10% pendapatan konsolidasian. Saat ini, SURGE mengoperasikan lebih dari 3.100 site FWA di sekitar 94 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua, termasuk 51 kota di Pulau Jawa yang telah memperoleh cakupan penuh.

FTTH: Fondasi Pendapatan Perseroan
Pendapatan FTTH naik 766% YoY menjadi Rp1,61 triliun pada 9M 2026, setara dengan 54,3% pendapatan konsolidasian dan sekitar 73% dari kenaikan pendapatan Perseroan secara tahunan. Pada kuartal III, pendapatan FTTH naik 29% QoQ menjadi Rp660,7 miliar. Secara gabungan, FTTH dan FWA menyumbang 59,8% pendapatan 9M 2026.

Pelanggan tersambung (connected customers) mencakup pelanggan terdaftar (registered) dan teraktivasi (activated) di seluruh saluran distribusi, untuk FTTH maupun FWA. Angka pembanding sebagaimana dilaporkan sebelumnya oleh Perseroan. Layanan FWA diluncurkan secara komersial pada akhir Februari 2026, sehingga perbandingan tahunan tidak tersedia.

Prospek: Perluasan Jaringan hingga Akhir 2026
SURGE menargetkan sekitar 5.500 site FWA dan sekitar 3,5 juta homes passed FTTH pada akhir 2026, dari lebih dari 2.000 site FWA dan 3,2 juta homes passed FTTH per 30 September 2026. Pada kuartal IV, Perseroan akan memfokuskan operasional pada percepatan aktivasi pelanggan, peningkatan utilisasi jaringan yang telah dibangun, dan penguatan kualitas layanan.

"Fase berikutnya adalah soal utilisasi, bukan hanya perluasan jangkauan. Setiap site dan setiap home passed yang telah kami bangun adalah kapasitas yang kini dapat kami optimalkan," tutup Shannedy Ong.

Topik terkait
PT Solusi Sinergi Digital Tbk WIFI IRA Internet Rakyat