economixbuzz Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

Transformasi Besar, Ini Susunan Pengurus Baru Bank Mandiri

EBuzz - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (4/8/2025) dengan agenda tunggal, yakni perubahan susunan pengurus perseroan. Langkah ini di...

Oleh Praditya 04 Aug 2025 15:34 3 menit baca
EBuzz - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (4/8/2025) dengan agenda tunggal, yakni perubahan susunan pengurus perseroan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan guna memperkuat tata kelola serta menjamin keberlanjutan kepemimpinan di tengah dinamika industri keuangan yang terus berkembang. Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, menyampaikan bahwa penyesuaian susunan pengurus mencerminkan komitmen perseroan untuk tetap adaptif terhadap tantangan global dan nasional, sekaligus mendukung arah kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia. “Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis guna mendukung transformasi bisnis dan berkontribusi pada penguatan ekonomi berbasis kerakyatan,” ujar Ossy, dalam keterangan resminya. Ossy menambahkan, Bank Mandiri juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Darmawan Junaidi dan Toni E.B. Subari atas kontribusinya dalam memajukan Bank Mandiri selama masa jabatannya. "Bank Mandiri berharap langkah ini dapat memperkokoh posisinya sebagai institusi keuangan nasional yang andal, dengan tata kelola yang profesional serta kontribusi nyata dalam mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," ucapnya. Di tengah perubahan kepengurusan, kinerja keuangan Bank Mandiri tetap menunjukkan tren positif. Hingga kuartal I 2025, perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp13,2 triliun, tumbuh 3,9% secara tahunan (YoY). Rasio profitabilitas juga tetap solid, dengan Return on Equity (ROE) bank only mencapai 20,8%. Pertumbuhan kredit konsolidasi tercatat sebesar 16,5% YoY menjadi Rp1.672 triliun per Maret 2025, didorong oleh pertumbuhan di segmen wholesale dan retail. Fokus penyaluran kredit tetap diarahkan ke sektor prospektif seperti infrastruktur, energi, hilirisasi industri, serta makanan dan minuman. Kualitas kredit juga tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) bank only berada di level 1,01% dan Cost of Credit (CoC) membaik menjadi 0,71% dari 0,99% pada periode yang sama tahun lalu. “Kami menyambut baik kehadiran tokoh-tokoh baru dalam struktur pengurus, termasuk Bapak Zulkifli Zaini dan Bapak Henry Panjaitan. Kami percaya susunan ini akan memperkuat strategi bisnis jangka panjang Bank Mandiri dan meningkatkan daya saing di tengah perubahan lanskap industri,” tutur Ossy. Susunan Baru Pengurus Bank Mandiri Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan komposisi pengurus perseroan. Berikut adalah susunan baru Komisaris dan Direksi Bank Mandiri: Komisaris: Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh Komisaris: Luky Alfirman Komisaris: Yuliot Komisaris Independen: Mia Amiati Komisaris Independen: Zulkifli Zaini Direksi: Direktur Utama: Riduan Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan Direktur Operations: Timothy Utama Direktur Information Technology: Sunarto Xie Direktur Human Capital & Compliance: Eka Fitria Direktur Risk Management: Danis Subyantoro Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo Direktur Corporate Banking: M. Rizaldi Direktur Consumer Banking: Saptari Direktur Network & Retail Funding: Jan Winston Tambunan Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini
Topik terkait
BMRI bank mandiri Direksi Bank Mandiri Komisaris Bank Mandiri Direktur Utama Bank Mandiri