economixbuzz Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

Soroti Laporan MSCI, Menko Airlangga Sebut Fundamental Ekonomi RI Kuat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menilai bahwa laporan yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai pasar modal Indonesia tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi.

Oleh Praditya 23 Oct 2026 15:53 2 menit baca

EBuzz - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menilai bahwa laporan yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai pasar modal Indonesia tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional maupun kinerja keuangan emiten secara keseluruhan.

Menurut Airlangga, sorotan tersebut berfokus pada aspek tata kelola perdagangan saham yang memerlukan perbaikan, khususnya pemenuhan ketentuan batas minimum porsi saham yang beredar di publik sebesar 15%.

"Bagi Indonesia yang penting ini bukan kaitannya dengan fundamental ekonomi, bukan juga dengan fundamental emiten tetapi lebih kepada governance daripada trading market khusus untuk saham yang free float," tegasnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Reformasi Pasar Modal

Ia memastikan bahwa, agenda reformasi pasar modal domestik terus berjalan secara konsisten. Pihaknya menegaskan bahwa kondisi fundamental para emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berada dalam kondisi yang solid, baik dari sisi pencapaian kinerja laba rugi maupun pemenuhan kewajiban pembagian dividen kepada pemegang saham.

Kendati demikian, mantan Ketua Umum AEI ini tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah perusahaan tercatat yang belum memenuhi ambang batas ketentuan free float sebesar 15 persen sebagaimana dipersyaratkan. Pihaknya menyatakan pemerintah bersama pemangku kepentingan pasar modal terus mengawal pemenuhan tenggat waktu penyesuaian tersebut.

"Kita ada waktu sampai Juni tahun depan (2027). Dan tentu kemarin salah satu dalam roadmap kan kita juga mendorong adanya demutualisasi bursa. Jadi, itu tentu tahapan-tahapan itu yang perlu disampaikan ke publik dan juga progresnya disampaikan ke publik," tambah Airlangga.

Baca Juga : Soroti Rencana Downgrade MSCI, Menko Airlangga : Rating MSCI Bukan Satu-satunya

Pemerintah menekankan pentingnya keterbukaan informasi mengenai tahapan serta perkembangan realisasi peta jalan (roadmap) reformasi pasar modal, termasuk rencana demutualisasi bursa, guna memastikan seluruh pemangku kepentingan dan publik dapat memantau kemajuan penataan tata kelola pasar modal Indonesia secara berkala.
Topik terkait
MSCI Fundamental Ekonomi Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Saham