economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Ramayana Masih Simpan 1,16 Miliar Saham Buyback, Belum Dilepas ke Pasar

EBuzz - Emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback). Hingga periode yang berakhir 31 Desember 2025,...

Oleh Asa Siregar 18 Feb 2026 12:13 2 menit baca
EBuzz - Emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback). Hingga periode yang berakhir 31 Desember 2025, perseroan masih menyimpan 1,16 miliar lembar saham buyback yang belum dialihkan ke pasar. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis 18 Februari 2026, Direktur RALS Andreas Lesmana menjelaskan bahwa sepanjang periode transaksi terakhir hingga akhir 2025, tidak ada penjualan atau pengalihan saham baru. Dengan demikian, jumlah saham yang telah dialihkan masih sama seperti periode sebelumnya. "Secara kumulatif, Ramayana telah melepas 27 juta lembar saham hasil buyback ke pasar. Dari aksi tersebut, perseroan memperoleh dana sebesar Rp39,78 miliar," kata dia dalam keterangan resminya. Baca juga: BRMS Klarifikasi Isu Penyegelan Tambang Emas Poboya, Operasional Tetap Normal Dia menegaskan bahwa dana tersebut merupakan nilai bersih (netto) setelah memperhitungkan seluruh biaya transaksi. Meski demikian, perseroan masih memiliki cadangan saham buyback yang cukup besar, yaitu 1.164.736.500 lembar saham, dan belum berencana melepasnya dalam waktu dekat. Keputusan untuk menahan sisa saham buyback tersebut didasarkan pada kondisi harga saham di pasar. Dia menilai harga saham RALS saat ini masih berada di bawah harga rata-rata pembelian saat program buyback dilakukan. "Sehubungan dengan nilai rata-rata pembelian saham yang masih lebih tinggi dari harga pasar, perseroan belum menentukan opsi pengalihan saham,” ujar Andreas Lesmana.
Topik terkait
buyback rals ramayana lestari sentosa