Perkuat Modal Inti, Bank Ina (BINA) Kantongi Dana Segar Rp50 Miliar
PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) telah merampungkan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
EBuzz - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), emiten perbankan yang merupakan bagian dari Salim Group, telah merampungkan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dalam aksi korporasi tersebut, berhasil menghimpun total dana segar sebesar Rp50 miliar.
Dalam eksekusi private placement ini, perseroan menerbitkan sebanyak 13.812.155 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan pada level Rp3.620 per saham. Seluruh saham baru yang diterbitkan tersebut diserap penuh oleh PT Indoperkasa Suksesjaya Reasuransi sebagai pembeli siaga.
Direktur Utama BINA, Henry Koenaifi, menjelaskan bahwa dana hasil aksi korporasi tersebut, manajemen perseroan mengonfirmasi bahwa seluruh proceeds akan dialokasikan untuk memperkuat permodalan internal.
"Dana yang diperoleh dari hasil PMTHMETD ini akan digunakan sepenuhnya untuk memperkuat struktur permodalan perseroan, termasuk guna mendukung pemenuhan modal inti bank," ungkap Henry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/11/2026).
Modal Disetor
Pasca-pelaksanaan PMTHMETD, struktur modal ditempatkan dan disetor perseroan mencatatkan peningkatan. Sebelum aksi private placement, jumlah modal ditempatkan dan disetor BINA tercatat sebanyak 6.134.716.665 saham.
Baca Juga : Ditegur BEI Imbas Volatilitas Harga, Manajemen BINA Ungkap Fakta Ini
Dengan adanya penerbitan 13,81 juta saham baru tersebut, total modal ditempatkan dan disetor perseroan bertambah menjadi 6.148.528.820 saham.