Manajemen Baru Berkomitmen Membawa KRYA Menjadi Perusahaan EV Tersukses di Indonesia
EBuzz-PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai merupakan momentum transformasi perseroan. Agenda utama rapat adalah pengangkatan da...
EBuzz-PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebagai merupakan momentum transformasi perseroan. Agenda utama rapat adalah pengangkatan dan pengesahan manajemen baru Perseroan.
Melalui keputusan RUPSLB ini para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, sebagai berikut: William Teng Direktur Utama (saat ini juga menjabat sebagai CEO ECGO, perusahaan teknologi yang berfokus pada kendaraan listrik / EV), Brigitta Notoatmodjo Direktur, An Shaohong Komisaris Utama dan William Ong Komisaris Independen.
Dengan bergabungnya tim manajemen baru yang membawa sumber daya, keahlian, dan jaringan strategis di ekosistem kendaraan listrik (EV), perseroan yakin akan mampu menghadirkan strategi bisnis yang lebih kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan, serta memperkuat tata kelola perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah pemegang saham.
“Kami berkomitmen untuk memimpin KRYA menuju kemajuan yang lebih besar melalui strategi bisnis inovatif, kolaborasi lintas industri, dan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan dukungan tim manajemen baru serta pengalaman tim profesional yang kami miliki, kami yakin KRYA dapat menciptakan manfaat dan nilai tambah jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan,” kata William Teng.
Sejak tahun 2019, pemerintah Indonesia gencar mendukung pengembangan industri kendaraan listrik, sehingga menarik banyak investor untuk masuk ke sektor ini. Dengan berakhirnya RUPS KRYA secara lancar, hal ini menandai bahwa gelombang investasi kendaraan listrik yang muncul sejak 2022 mulai menunjukkan hasil. Pada saat yang sama, ini juga menandai bahwa KRYA menjadi perusahaan kendaraan listrik pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX) sejak gelombang investasi kendaraan listrik 2022.
William Teng, Presiden Direktur baru KRYA, menyampaikan bahwa KRYA telah mengakuisisi 51% saham pengendali di ECGO, sebuah perusahaan yang telah beroperasi selama 7 tahun di Indonesia dan membangun ekosistem lengkap kendaraan listrik roda dua (emotor). Dengan memanfaatkan keunggulan KRYA sebagai perusahaan publik, ECGO dapat memperoleh lebih banyak sumber daya dan peluang integrasi industri. William optimistis dalam 5 tahun ke depan mampu mencapai penjualan tidak kurang dari 1 juta unit e-motor.
William menambahkan bahwa biaya produksi e-motor hanya 50% dari motor berbahan bakar bensin, sementara biaya energi hanya 25% dari biaya bensin. Ia yakin bahwa dalam 5 tahun ke depan, penjualan e-motor dapat mencapai 35% dari total penjualan motor di Indonesia, atau sekitar 2,1 juta unit per tahun, dengan nilai penjualan tahunan mencapai Rp40 triliun.
Selama 7 tahun, ECGO telah membangun ekosistem yang lengkap, meliputi:
- Platform pengembangan kendaraan,
- Platform manajemen baterai dan penukaran baterai,
- Platform rantai pasok global,
- Platform manajemen dan mitigasi risiko pengguna,
- Platform pemantauan kendaraan dan baterai secara real-time,
- Platform pembayaran harian untuk pengemudi,
- Platform pameran produk serta layanan purna jual.