Jumlah SID Tembus 66 Ribu, OJK Gaet ASN Batang Jadi Investor Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Batang untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sarana investasi dan bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Jumlah SID Tembus 66 Ribu, OJK Gaet ASN Batang Jadi Investor Pasar Modal
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi
Bacakan Artikel

EBuzz - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Batang untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sarana investasi dan bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Dorongan ini disampaikan dalam kegiatan Capital Market Goes to Office (CMGTO) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin (5/10/2026).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa pesatnya investasi di Batang memberikan peluang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi sebagai investor.

"Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di sekitar kita hanya kita saksikan sebagai penonton. Pasar modal memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut," ujar Hasan dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026). (7/10).

Jumlah Investor di Batang

Lebih lanjut Hasan menambahkan, peningkatan jumlah investor pasar modal di Kabupaten Batang yang menembus lebih dari 66 ribu Single Investor Identification (SID), atau melonjak hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, total investor di Jawa Tengah hingga Agustus 2026 tercatat sebanyak 3,42 juta SID.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada triwulan II-2026 mencatatkan angka 8,38%, didukung realisasi investasi semester I-2026 yang mencapai Rp3,88 triliun.

Hasan menekankan pentingnya disiplin investasi jangka panjang serta mengimbau masyarakat untuk menerapkan prinsip "Cek 2L" yakni Legal dan Logis demi memitigasi risiko investasi palsu dan moda penipuan digital.

"Seperti Batik Rifaiyah yang dikerjakan titik demi titik, investasi membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan disiplin. Jangan mengejar keuntungan secara instan," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang, Suyono, menyambut baik edukasi pasar modal bagi para ASN di lingkungannya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan daerah.

"Jangan hanya mengejar keuntungan secara instan, tetapi pahami juga risiko dan tujuan investasinya agar setiap keputusan keuangan dapat diambil secara lebih bijak," kata Suyono.

Baca Juga : KSEI: Investor Pasar Modal Tembus 31,13 Juta SID, Didominasi Gen Z

Dalam acara tersebut, sebanyak 117 ASN Pemkab Batang resmi membuka akun SID melalui perusahaan efek, dirangkaikan dengan pencanangan Galeri Investasi Pemerintah Kabupaten Batang.