economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Investor Pasar Modal Tembus 32,4 Juta SID, BEI Minta Jangan Fomo dan Impulsif

Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI, Umi Kulsum, menyatakan bahwa peningkatan jumlah investor di pasar modal perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai manfaat, risiko, serta keamanan dalam berinvestasi.

Oleh Praditya 15 Oct 2026 07:37 2 menit baca

EBuzz - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan di tengah pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia yang telah melampaui 32,4 juta Single Investor Identification (SID). Mayoritas pertumbuhan investor pasar modal didominasi oleh kalangan generasi muda, yang memanfaatkan berbagai platform digital.

Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI, Umi Kulsum, menyatakan bahwa peningkatan jumlah investor di pasar modal perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai manfaat, risiko, serta keamanan dalam berinvestasi agar masyarakat mampu mengambil keputusan secara rasional.

"Pertumbuhan jumlah investor harus berjalan seiring dengan peningkatan pemahaman dan ketahanan investor," ujar Umi Kulsum dalam sambutannya pada acara Ring the Bell for Financial Literacy 2026 yang berlangsung di Main Hall BEI, Jakarta, pada Rabu (14/10/2026). (15/10).

Menurut Umi, keterbukaan akses investasi melalui platform digital memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk berpartisipasi di pasar modal Indonesia.

"Kendati demikian, kemudahan akses tersebut juga menuntut kewaspadaan ekstra terhadap ancaman penipuan dan berbagai modus investasi illegal," tegasnya.

Kampanye Global World Investor Week 2026

Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari kampanye global World Investor Week tersebut, BEI mengusung tema "Stay Smart, Stay Alert, Stay Resilient" yang mengagendakan terbentuknya investor yang cerdas, waspada, dan tangguh.

Umi mengungkapkan bahwa kampanye tahunan yang diinisiasi oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) sejak tahun 2017 ini melibatkan bursa efek dari berbagai negara di dunia.

"Program ini diselenggarakan dengan tujuan memperluas cakupan literasi keuangan sekaligus memperkuat mekanisme perlindungan bagi para investor," pungkas Umi.

Ia menjelaskan bahwa profil investor yang cerdas tidak sekadar memahami tata cara pembelian produk investasi, melainkan juga menguasai potensi manfaat dan tingkat risiko dari instrumen yang dipilih.

Baca Juga : Jaga Kepercayaan 32,4 Juta Investor, BEI Dorong Reformasi Tata Kelola Emiten

Sementara itu, investor yang waspada diwajibkan untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima serta menjaga keamanan data pribadi, terutama di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital saat ini.

Topik terkait
BEI Jumlah Investor Pemahaman Pasar Modal Ring the Bell for Financial Literacy 2026