economixbuzz Versi penuh
Ekonomi & Bisnis

Gelar RUPST, BNI Setor Dividen ke Negara Rp8,37 T

EBuzz - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (26/32025). Rapat membahas dan menyetujui tujuh mata acara termasuk diantar...

Oleh Praditya 27 Mar 2025 05:49 2 menit baca
EBuzz - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (26/32025). Rapat membahas dan menyetujui tujuh mata acara termasuk diantaranya penetapan penggunaan laba bersih 2024. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa, pemegang saham dalam RUPST menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan 2024 sebesar Rp21,46 triliun, di mana 65% dari laba bersih tersebut senilai Rp13,95 triliun atau Rp374 per saham akan dibayarkan secara proporsional sebagai dividen tunai. Sedangkan 35% lainnya dari laba atau senilai Rp7,5 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha berkelanjutan BNI Group ke depan. “Perseroan akan menyetorkan Rp8,37 triliun sebagai dividen bagian Negara,” tulis Okki dalam keterangan tertulisnya. (27/3). Selain itu, kata Okki, RUPST menyetujui rencana pengalihan saham hasil buyback untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pegawai dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan dan/atau dalam rangka pengalihan lainnya sesuai persetujuan OJK. ”Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memperkuat engagement terhadap Perseroan sekaligus meningkatkan kinerja dan prinsip prudent-risk-taking dari manajemen dan pegawai,” katanya. RUPS Tahunan juga menyetujui Perubahan Susunan Pengurus Perseroan di antaranya menyetujui pemberhentian dengan hormat Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama BNI. RUPS Tahunan menyetujui pengangkatan Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama perseroan. Selain itu, RUPS juga memberhentikan dengan hormat Novita Widya Anggraini dari jabatan sebagai Direktur Finance dan Mucharom dari jabatan Direktur Human Capital & Compliance. Dan, sejumlah nama baru masuk dalam jajaran direksi BNI antara lain Alexandra Askandar dan Abu Santosa Sudrajat. Selain itu, RUPST juga menetapkan Omar Sjawaldy Anwar sebagai Komisaris Utama BNI. “Dengan adanya persetujuan RUPST hari ini, susunan direksi BNI bertambah menjadi 13 dari sebelumnya 12 orang dan terdapat perubahan nomenklatur jabatan. Sedangkan susunan komisaris berkurang dari 11 menjadi 6 orang,” tegas Okki. Berikut susunan lengkap perubahan pengurus perusahaan hasil RUPST :  Dewan Komisaris : Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Omar Sjawaldy Anwar Wakil Komisaris Utama: Tedi Bharata Komisaris: Suminto Komisaris: Donny Hutabarat Komisaris Independen: Vera Febyanthy Komisaris Independen: Didik Junaidi Rachbini Dewan Direksi : Direktur Utama: Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar Direktur Finance & Strategy: Hussein Paolo Kartadjoemena Direktur Commercial Banking: Muhammad Iqbal Direktur Corporate Banking: Agung Prabowo Direktur Risk Management: David Pirzada Direktur Treasury & International Banking: Abu Santosa Sudradjat Direktur Network & Retail Funding: Rian Kaslan Direktur Kelembagaan: Eko Setyo Nugroho Direktur Consumer Banking: Corina Leyla Karnalies Direktur Human Capital & Compliance: Munadi Herlambang Direktur Information Technology: Toto Prasetio Direktur Operations: Ronny Venir
Topik terkait
Bank BNI BBNI Dividen BBNI Dividen Negara RUPST BNI