economixbuzz Versi penuh
Energi

EMAS Siapkan Anggaran Eksplorasi US$11,4 Juta untuk Akselerasi Tambang Emas

Perseroan telah menyetujui alokasi program eksplorasi lanjutan dengan nilai mencapai US$11,4 juta untuk tahun anggaran 2027.

Oleh Praditya 29 Oct 2026 10:36 3 menit baca

EBuzz - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), emiten pertambangan emas melaporkan capaian positif dari kegiatan eksplorasi di Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Hasil pengeboran terbaru mengonfirmasi keberadaan indikasi mineralisasi emas yang signifikan di luar model sumber daya saat ini, sehingga membuka peluang ekspansi basis sumber daya mineral perseroan di masa mendatang.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke P. Abidin, menyampaikan bahwa, sejalan dengan perkembangan tersebut, perseroan telah menyetujui alokasi program eksplorasi lanjutan dengan nilai mencapai US$11,4 juta untuk tahun anggaran 2027.

Kegiatan eksplorasi mencakup tiga area utama, yakni Pani Deep, Pani Gap Area, dan Kolokoa. Tambahan data geologi dari ketiga zona ini akan digunakan sebagai landasan teknis untuk pengeboran susulan guna menguji batas potensi keterusan keterjadian mineralisasi emas.

Menurutnya, hasil pengeboran ini semakin memperkuat keyakinan kami terhadap potensi sistem mineralisasi Pani secara lebih luas. Mineralisasi masih ditemukan di luar sebagian batas model sumber daya saat ini, sementara hasil di area lain membuka peluang eksplorasi tambahan di sekitar deposit utama Pani.

"Kami akan menguji potensi tersebut secara sistematis melalui pengeboran lanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat basis sumber daya mineral dan mendukung pertumbuhan jangka panjang EMAS," ujar Boyke dalam siaran pers perseroan, Rabu (28/10/2026). (29/10).

Baca Juga : Genjot Kapasitas Produksi, EMAS Akselerasi Proyek Fasilitas CIL 2

Boyke melanjutkan, pengeboran di zona Pani Deep mencatatkan temuan mineralisasi emas yang signifikan, baik pada kedalaman sumber daya yang telah ditetapkan maupun pada area di bawahnya.

Salah satu lubang bor utama mencatat interval mineralisasi sepanjang 193 meter dengan kadar rata-rata 0,94 gram emas per ton, yang mencakup pula interval sepanjang 124,9 meter dengan kadar rata-rata 1,31 gram per ton. Lubang bor lainnya menemukan keterusan mineralisasi hingga kedalaman 65 meter di bawah batas Estimasi Sumber Daya Mineral yang ada saat ini.

"Pengeboran di Pani Gap Area yang berlokasi tepat di sebelah selatan deposit utama mengidentifikasi zona mineralisasi yang luas dan relatif dekat dengan permukaan, dengan keterusan sistem mineralisasi yang masih terbuka ke arah barat daya. Adapun di area Kolokoa, pengeboran tahap kedua berhasil menemukan keterjadian emas di dalam maupun di luar peta Sumber Daya Mineral perdana yang telah dipublikasikan pada Juni 2026," lanjutnya.

Anggaran Eksplorasi 2027

Lebih lanjut Boyke menyampaikan, untuk menindaklanjuti potensi keterusan mineralisasi tersebut, perseroan telah menyetujui anggaran eksplorasi senilai US$11,4 juta pada tahun 2027. Alokasi dana tersebut diperuntukkan bagi pembiayaan program pengeboran sepanjang 50.000 meter di kawasan Pani serta sejumlah target eksplorasi satelit di sekitarnya.

"Program ini difokuskan pada pengembangan Sumber Daya Mineral, pengujian potensi ekspansi mineralisasi, dan evaluasi prospek eksplorasi baru," ucap Boyke.

Manajemen EMAS menggarisbawahi bahwa temuan pengeboran terbaru ini masih berstatus sebagai data hasil eksplorasi awal dan belum dibukukan sebagai Estimasi Sumber Daya Mineral maupun Cadangan Bijih resmi.

Baca Juga : Genjot Cadangan Tambang, Merdeka Copper (MDKA) Habiskan Biaya Eksplorasi Rp54,7 M

Evaluasi teknis komprehensif dan pengeboran rapat tambahan masih diperlukan sebelum potensi keterusan mineralisasi tersebut dapat dikonversikan ke dalam laporan Estimasi Sumber Daya Mineral perseroan di periode mendatang.
Topik terkait
PT Merdeka Gold Resources Tbk. EMAS Saham EMAS Anggaran Eksplorasi Tambang Emas