Eagle High (BWPT) Alokasikan Capex Rp300 Miliar hingga 2030

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar 3%-5% dari total pendapatan tahunan perseroan hingga 2030.

Eagle High (BWPT) Alokasikan Capex Rp300 Miliar hingga 2030
PT Eagle High Plantations Tbk.
Bacakan Artikel

EBuzz PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar 3%-5% dari total pendapatan tahunan perseroan hingga 2030. Dengan asumsi pendapatan saat ini, alokasi capex tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar per tahun.

Direktur Eagle High Plantations Choong Kam Loong mengatakan sebagian besar capex akan digunakan untuk kebutuhan rutin, termasuk pemeliharaan dan perawatan infrastruktur serta menjaga keandalan aset dan operasional perseroan.

"Perseroan mengalokasikan Capex sekitar 3%-5% dari total pendapatan tahunan, atau sekitar Rp300 miliar per tahun. Sebagian besar Capex merupakan Capex rutin yang dialokasikan untuk maintenance, perawatan infrastruktur, serta menjaga keandalan aset dan operasional Perseroan," ujar Choong dalam Public Expose 2026, Senin (31/8/2026).

Selain belanja modal rutin, BWPT menyiapkan investasi sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan fasilitas Kernel Crushing Plant (KCP). Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal I-2027.

Fasilitas KCP

Choong mengatakan perseroan masih membuka peluang untuk membangun fasilitas KCP tambahan di masa mendatang. Pengembangan tersebut akan diarahkan ke wilayah operasional yang memiliki potensi pasokan kernel yang memadai.

"Perseroan masih melihat peluang untuk membangun KCP tambahan di masa mendatang, khususnya di wilayah operasional yang memiliki potensi pasokan kernel yang memadai," katanya.

Pengembangan KCP menjadi bagian dari rencana perseroan untuk memperkuat bisnis midstream. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk mengoptimalkan pasokan kernel dari wilayah operasional yang memenuhi kebutuhan pengembangan bisnis.

Baca Juga : Ada Apa Dengan BWPT Sampai Sengketa Investasi Rp 11 Triliun Menggantung?

Hingga saat ini, perseroan belum menyampaikan lokasi spesifik maupun rincian fasilitas KCP tambahan yang akan dibangun. Manajemen menyatakan pengembangan fasilitas akan mempertimbangkan kecukupan pasokan kernel dan peluang bisnis di wilayah operasional
perseroan.