economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Danantara Mulai Akumulasi Saham BUMN

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mulai melakukan aksi pembelian saham-saham di pasar modal Indonesia sejak dua hari terakhir.

Oleh Praditya 22 Oct 2026 17:35 3 menit baca

EBuzz - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengonfirmasi bahwa pihak perseroan telah mulai melakukan aksi pembelian saham-saham di pasar modal Indonesia sejak dua hari terakhir.

 

Adapun, fokus akumulasi saham tersebut utamanya diarahkan pada saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seiring dengan tingkat valuasi saat ini yang dinilai sangat menarik serta didukung prospek pertumbuhan bisnis yang solid.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa keputusan eksekusi pembelian saham-saham BUMN tersebut didasarkan secara terukur pada pertimbangan fundamental perusahaan, serta potensi imbal hasil yang dinilai sangat menguntungkan jika dibandingkan dengan tingkat risiko investasinya.

 

"Per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami efektif, dan kita akan terus selama harganya menarik, memiliki prospek yang baik," ujar Pandu saat ditemui di Gedung Danantara, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Fundamental Saham BUMN

Pandu menegaskan bahwa, saham-saham perusahaan BUMN memiliki dasar fundamental yang kuat serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang baik. Kondisi diskon valuasi saat ini memberikan momentum dan peluang investasi strategis bagi Danantara untuk terus menambah porsi kepemilikan saham secara berkala selama keseimbangan antara risiko dan imbal hasil masih menawarkan nilai tambah.

Di samping itu, pihak manajemen memastikan bahwa seluruh strategi dan portofolio investasi yang dijalankan oleh Danantara akan tetap berorientasi penuh pada perolehan keuntungan dengan menjadikan analisis fundamental emiten sebagai pijakan utama dalam pengambilan keputusan korporasi.

"Kami selalu profit oriented. Kami melihat sekarang dari sisi risk-reward menarik. Kami juga sudah mulai masuk di pasar modal, dan tentunya itu akan bertambah terus," pungkasnya.

Lebih lanjut Pandu mengungkapkan, dinamika pasar terkini terkait isu penyesuaian kriteria dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menjadi perhatian utama para pelaku pasar modal.

Pihaknya menggarisbawahi adanya perbedaan mendasar antara dinamika Isu indeks global yang berkembang di pasar dengan kondisi riil kinerja perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Oleh karena itu, investor diimbau untuk tetap objektif dalam menilai kinerja emiten berbasis fundamental, khususnya pada emiten BUMN," ungkap Pandu.

 

Baca Juga : IHSG Anjlok, Danantara Bakal Perbesar Kepemilikan Saham BUMN

Sementara itu, Managing Director Investment PT Danantara Investment Management (DIM), Stefanus Ade Hadiwidjaja, menjelaskan bahwa Danantara tidak melakukan penentuan atau pemilihan saham secara langsung.

Perseroan menerapkan skema kemitraan strategis dengan pengelola investasi profesional, baik dari skala domestik maupun mancanegara.

"Sebelum menjalin kerja sama pengelolaan dana, Danantara terlebih dahulu menjalankan proses uji tuntas yang ketat terhadap para calon mitra pengelola investasi, mencakup rekam jejak investasi (track record), tingkat pengalaman, cakupan eksposur pasar, hingga metodologi proses investasi yang diterapkan," tutur Stefanus.

Menurutnya, Danantara telah menempatkan alokasi dana dalam nominal yang cukup besar di pasar keuangan domestik, serta menyatakan kesiapannya untuk kembali menyalurkan dana investasi lanjutan dengan besaran yang sepadan dengan penempatan sebelumnya, meskipun rincian nilai nominal investasi tersebut belum dibuka kepada publik.

Baca Juga : Rosan Bocorkan Perusahaan BUMN Finansial dan Tambang Bakal IPO di 2027

Adapun pendekatan kemitraan dengan manajer investasi profesional ini juga diaplikasikan oleh Danantara untuk portofolio investasi publik serta investasi tidak langsung pada pasar private equity dan private credit.
Topik terkait
Danantara Indonesia Pandu Sjahrir Akumulasi Saham Saham BUMN BBTN BBNI BMRI