Cadangan BBM Aman, Bahlil Buka Suara Soal Antrean Panjang di SPBU
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Saat ini, cadangan BBM nasional berada di kisaran 20 hari.
EBuzz - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Saat ini, cadangan BBM nasional berada di kisaran 20 hari, mendekati standar nasional minimal yang berada pada kisaran 21-28 hari.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil merespons antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Jadi, untuk cadangan nasional kita nggak ada masalah," ujar Bahlil dalam acara Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) di Jakarta, Senin (14/9/2026). (15/9).
Baca Juga : RAPBN 2027: Bahlil Usulkan Subsidi Listrik Rp117,84 Triliun
Bahlil mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab terjadinya antrean tersebut.
"Aku udah cek apa ini masalahnya, karena cadangan nasional kita 20 hari. Harusnya enggak (antre). Ternyata, bapak ibu semua, itu adalah ada sebagian yang shifting (berpindah)," katanya.
Perubahan Pola Konsumsi
Menurut Bahlil, antrean terjadi antara lain karena adanya perubahan pola konsumsi masyarakat. Sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih menggunakan BBM bersubsidi setelah terjadi kenaikan harga BBM nonsubsidi.
Bahlil mengatakan peralihan konsumsi tersebut tidak menjadi persoalan. Namun, dia mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk tetap menggunakan BBM nonsubsidi.
"Yang tadinya tidak memakai subsidi, mereka beralih ke minyak (BBM) subsidi. Ya nggak apa-apa, tetapi saya mohon, saya menghimbau kepada saudara-saudara kita yang mampu, yang mobilnya bagus, pakai perasaan lah," ucap Bahlil.
Sementara itu, dalam tiga hari terakhir, antrean kendaraan di sejumlah SPBU dilaporkan meningkat hingga lebih dari 50%. Kondisi tersebut turut mengganggu kelancaran lalu lintas.
Baca Juga : Pemerintah Batasi BBM Subsidi untuk Desil 10, Anggaran Hemat 10 Persen
Bahlil menegaskan kondisi antrean tersebut tidak mencerminkan adanya masalah pada ketersediaan cadangan BBM nasional. Menurutnya, persoalan yang terjadi berkaitan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.