economixbuzz Versi penuh
Energi

Arsari Tambang Gandeng Asahi Solder Perkuat Hilirisasi Timah di Babel

PT Arsari Tambang, bagian dari Arsari Group, menjalin kemitraan strategis dengan Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd. (Asahi Solder) untuk mendorong hilirisasi timah di Bangka Belitung.

Oleh Praditya 14 Sep 2026 11:56 3 menit baca

EBuzz - PT Arsari Tambang, bagian dari Arsari Group, menjalin kemitraan strategis dengan Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd. (Asahi Solder) untuk mendorong hilirisasi timah di Bangka Belitung.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan produk solder bernilai tambah, memperkuat teknologi dan kualitas produk, serta memperluas akses pasar produk hilir timah Indonesia.

Kemitraan ini juga ditujukan untuk memperkuat rantai pasok timah di Bangka Belitung melalui peningkatan kebutuhan bahan baku. Langkah tersebut diharapkan mendorong penyerapan timah ingot asal Bangka untuk kebutuhan industri hilir.

Direktur Utama PT Arsari Tambang sekaligus Wakil Presiden Direktur Arsari Group Aryo P. S. Djojohadikusumo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem hilirisasi timah yang terintegrasi, mulai dari pertambangan dan pengolahan hingga menghasilkan produk bernilai tambah untuk masuk ke rantai pasok industri global.

“Kami ingin melihat timah Bangka Belitung tidak berhenti sebagai komoditas, tetapi terus bergerak naik dalam rantai nilai. Melalui penguatan industri hilir, semakin banyak nilai tambah yang dapat diciptakan di Indonesia, sekaligus meningkatkan kebutuhan dan penyerapan timah ingot dari Bangka,” kata Aryo dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (13/9/2026). (14/9).

Baca Juga : Perkuat Teknologi Mineral, Arsari Tambang Investasi Pusat Riset di Bangka

Menurut Aryo, kemitraan tersebut juga menjadi bagian dari visi Arsari Group dalam membangun ekosistem industri masa depan Indonesia yang menghubungkan sumber daya alam, material bernilai tambah, manufaktur, hingga teknologi.

Arsari Group saat ini juga mengembangkan ekosistem teknologi dan kecerdasan artifisial melalui RAIA Grid yang dibangun bersama Indosat. Ekosistem tersebut mencakup infrastruktur konektivitas, jaringan serat optik, pusat data, komputasi awan, komputasi berkinerja tinggi, hingga kecerdasan artifisial.

Grup tersebut juga tengah mempersiapkan kemampuan perakitan graphics processing unit (GPU) di Indonesia.

“Ekosistem teknologi masa depan membutuhkan rantai pasok industri yang kuat. Karena itu, kami melihat pengembangan hilirisasi timah, industri manufaktur, dan teknologi sebagai bagian yang saling terhubung,” ujarnya.

Potensi Hilirisasi Timah

Sementara itu, Direktur Utama Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte. Ltd. Vincent Kho menyambut kemitraan dengan Arsari Tambang tersebut.

Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan industri hilir timah. Menurutnya, kombinasi kemampuan manufaktur di Indonesia dengan pengalaman Asahi Solder dalam produk solder dan material interkoneksi elektronik dapat membuka peluang pengembangan produk bernilai tambah.

Baca Juga : Menuju Net Zero 2060, Arsari Tambang Hadirkan “Envirotin” Timah Hijau Andalan Indonesia di Pasar Dunia

“Kami menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan Arsari Tambang. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri hilir timah, dan kami meyakini bahwa perpaduan antara kemampuan manufaktur di Indonesia dengan pengalaman Asahi Solder dalam produk solder dan material interkoneksi elektronik dapat menciptakan peluang baru untuk menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri elektronik global,” tutur Vincent.

Topik terkait
PT Arsari Tambang Arsari Group Hilirisasi Timah Asahi Chemical