Borong Armada Baru, Emiten TP Rachmat (ASSA) Raih Kredit Rp500 Miliar dari BCA

Emiten milik TP Rachmat PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang bergerak di bidang jasa transportasi dan logistik terpadu, mengumumkan penandatanganan perjanjian fasilitas kredit baru bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Borong Armada Baru, Emiten TP Rachmat (ASSA) Raih Kredit Rp500 Miliar dari BCA
PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA). Dok : Istimewa
Bacakan Artikel

EBuzz - Emiten milik TP Rachmat PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang bergerak di bidang jasa transportasi dan logistik terpadu, secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian fasilitas kredit baru bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit tersebut telah dilangsungkan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Dalam kesepakatan tersebut, perseroan memperoleh alokasi dana berupa Kredit Investasi-13 dengan nilai plafon total mencapai Rp500.000.000.000. Pinjaman dana tersebut dialokasikan secara khusus guna menopang dan memperkuat kebutuhan modal kerja perseroan.

Corporate Secretary PT Adi Sarana Armada Tbk, Jerry Fandy Tunjungan, menjelaskan bahwa perolehan fasilitas pembiayaan kredit ini akan langsung difokuskan untuk membiayai pengadaan serta pembelian unit kendaraan operasional baru.

"Unit-unit kendaraan yang baru dibeli tersebut nantinya akan disewakan kembali kepada para pelanggan setia perseroan. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan perusahaan sekaligus memperluas ruang gerak kegiatan usaha agar terus berkembang," terang Jerry, dalam keterangan tertulisnya Rabu (21/10/2026).

Perkuat Permodalan

Melalui perolehan kucuran pendanaan senilai setengah triliun rupiah tersebut, pihak manajemen PT Adi Sarana Armada Tbk menyatakan optimismenya dalam memperkokoh posisi ceruk bisnis perseroan di industri transportasi dan logistik nasional.

Baca Juga : Perkuat Modal Kerja, ASSA Kantongi Kredit Rp600 Miliar dari OCBC

Di samping itu, perusahaan berkomitmen untuk senantiasa menjaga asas transparansi serta keterbukaan informasi publik kepada regulator dan para pemangku kepentingan terkait secara berkelanjutan.