economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Telkom (TLKM) Rampungkan 12 Entitas Anak Usaha hingga Semester I

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus melanjutkan program streamlining atau penyederhanaan portofolio di lingkungan Telkom Group. Hingga semester I-2026, perseroan telah menuntaskan proses streamlining terhadap 12 entitas.

Oleh Praditya 07 Sep 2026 15:06 3 menit baca

EBuzz - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus melanjutkan program streamlining atau penyederhanaan portofolio di lingkungan Telkom Group. Hingga semester I-2026, perseroan telah menuntaskan proses streamlining terhadap 12 entitas.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan program tersebut dilakukan untuk memfokuskan bisnis perseroan pada sektor teknologi informasi (IT) sekaligus menata portofolio Telkom Group.

“Program streamlining yang kami jalankan itu tujuan utamanya adalah untuk refocusing pada bisnis IT dan penataan portofolio di lingkungan Telkom Group. Jadi program streamlining ini bukan semata-mata untuk hanya mengurangi jumlah entitas dalam Telkom Group,” ujar Dian, dalam Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).

Menurut dia, struktur Telkom Group yang lebih sederhana diharapkan dapat mengurangi potensi tumpang tindih bisnis dan operasional. Selain itu, penyederhanaan struktur memungkinkan perseroan mengalokasikan sumber daya dan modal secara lebih fokus kepada bisnis inti.

“Kami dapat mengurangi potensi tumpang tindih bisnis maupun operasi, menyederhanakan proses dan mengalokasikan resource serta capital secara lebih fokus ke dalam bisnis inti,” katanya.

Proses Streamlining Telkom

Dia menambahkan, Telkom juga memfokuskan sumber daya pada bisnis yang memiliki nilai strategis serta prospek pertumbuhan lebih besar di masa mendatang.

Sejalan dengan penataan portofolio tersebut, Telkom terus memperkuat disiplin dalam alokasi modal. Pada semester I-2026, lebih dari 94% belanja modal (capital expenditure/Capex) dialokasikan untuk bisnis inti B2C dan B2B infrastruktur.

“Selain dari penanganan portofolio, kami juga memastikan kapital terus diarahkan ke area yang menjadi sumber pertumbuhan utama perseroan,” ucap Dian.

Dian mengatakan proses streamlining masih berlangsung sehingga dampaknya terhadap kinerja perseroan akan terbentuk secara bertahap.

“Proses streamlining ini masih berjalan, sehingga dampaknya terhadap kinerja akan terbentuk secara bertahap. Kami optimis inisiatif ini akan mendukung margin yang lebih sehat, profitabilitas yang lebih kuat, serta penciptaan long term shareholder value ke depannya,” paparnya.

Baca Juga : Telkom Niat Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18 Entitas

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Arthur Angelo Syailendera, mengatakan program streamlining akan terus dilanjutkan setelah perseroan menuntaskan 12 entitas pada semester I-2026.

“Setelah menuntaskan 12 entitas pada semester I, streamlining ini masih akan terus berlanjut,” jelas Arthur.

Saat ini, Telkom melakukan pemetaan dan kajian terhadap portofolio entitas berdasarkan segmen. Kajian tersebut dilakukan untuk melihat nilai strategis masing-masing entitas, kinerja dan prospek usaha, serta menentukan skema yang sesuai.

Arthur mengatakan efisiensi dari program tersebut diharapkan tidak hanya berasal dari optimalisasi biaya operasional (operating expenditure/Opex) dan Capex, tetapi juga dari penyederhanaan struktur portofolio serta efektivitas alokasi modal.

“Dampak efisiensinya kami harapkan tidak hanya berasal dari optimalisasi biaya Opex dan juga Capex, tetapi juga dari struktur portofolio yang lebih sederhana dan alokasi modal yang lebih efektif,” sambungnya.

Dia menyebutkan hasil dari program tersebut mulai terlihat pada kuartal II-2026, dengan EBITDA margin Telkom Group mencapai lebih dari 50%.

“Hasilnya sudah sedikit terlihat di kuartal kedua 2026, di mana EBITDA margin Telkom Group mencapai lebih dari 50%,” tegas Arthur.

Baca Juga : Telkom Pisahkan Aset Infrastruktur Rp49,9 Triliun, Pasar Cermati Unlock Value

Menurut Arthur, program streamlining tersebut diarahkan untuk mendukung profitabilitas dan margin sekaligus meningkatkan fokus pengembangan serta ekspansi pada bisnis inti Telkom Group.

“Dengan begitu, program ini dapat mendukung profitabilitas, margin, fokus pengembangan dan juga ekspansi pada bisnis inti sekaligus menciptakan nilai yang lebih baik dalam jangka panjang,” tutupnya.
Topik terkait
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. TLKM Program Streamlining 12 Entitas Anak Usaha Telkom Group