Semester I-2026, Realisasi Capex Emiten Otomotif (SMSM) Capai Rp97 Miliar
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencatat realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp97 miliar hingga semester I-2026. Realisasi tersebut setara dengan 65% dari total anggaran capex.
EBuzz - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencatat realisasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp97 miliar hingga semester I-2026. Realisasi tersebut setara dengan 65% dari total anggaran capex Perseroan sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp150 miliar.
Wakil Direktur Utama SMSM, Ang Andri Pribadi, mengatakan realisasi belanja modal tersebut berlangsung di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi ketidakpastian geopolitik, dinamika perdagangan internasional, serta volatilitas rantai pasok.
Meski demikian, Perseroan tetap membukukan pertumbuhan penjualan dan laba pada semester pertama 2026.
"Capaian tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis, disiplin dalam menjalankan strategi, serta kemampuan Perseroan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan usaha," ungkap Ang Andri dalam keterbukaan informasi, Kamis (3/9/2026).
Total Aset SMSM Tumbuh Double Digit
Dari sisi keuangan, total aset SMSM tercatat tumbuh 13%, sedangkan total ekuitas meningkat 10%. Struktur permodalan Perseroan tercatat dengan rasio liabilitas terhadap total aset sebesar 21%. Sementara itu, dari sisi likuiditas, current ratio SMSM mencapai 439%.
Lebih lanjut Ang Andri Pribadi menambahkan, memasuki sisa tahun buku 2026, SMSM akan mencermati perkembangan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pasar.
Perseroan juga akan melanjutkan sejumlah strategi, termasuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing, mengembangkan produk bernilai tambah, serta menjaga tingkat profitabilitas.
Manajemen memperkirakan prospek usaha pada 2026 masih mendukung pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada kisaran single-digit growth.
"Tingkat profitabilitas Perseroan juga diperkirakan tetap sejalan dengan capaian pada tahun buku 2025," sambungnya.
Baca Juga : BEI Bongkar Penyebab Emiten Riset UGM (SWAP) Gagal IPO
Dengan anggaran capex sebesar Rp150 miliar sepanjang 2026, realisasi hingga semester I-2026 mencapai Rp97 miliar atau sekitar 65% dari total anggaran yang telah ditetapkan.