economixbuzz Versi penuh
Pasar Modal

Perluas Ekosistem Digital, Bank Jatim (BJTM) Incar Peluang Pasar Baru

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) memperkuat sumber dana murah atau current account saving account (CASA) melalui peningkatan transaksi digital dan perluasan ekosistem bisnis.

Oleh Praditya 09 Sep 2026 13:46 2 menit baca

EBuzz - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sumber dana murah atau current account saving account (CASA) melalui peningkatan transaksi digital dan perluasan ekosistem bisnis.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan penguatan ekosistem digital menjadi salah satu langkah perseroan untuk memperluas akuisisi nasabah sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber dana tertentu.

Strategi tersebut dilakukan melalui pengembangan aplikasi JConnect Mobile, transactional banking, serta penambahan jaringan Agen Laku Pandai, anjungan tunai mandiri (ATM), dan cash recycling machine (CRM).

"Selain infrastruktur digital, perseroan memperluas kolaborasi berbasis ekosistem bersama mitra bisnis serta menggelar program pemasaran seasonal. Langkah terintegrasi ini ditujukan untuk menjaga keseimbangan likuiditas bank secara berkelanjutan," ujar Winardi dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).

Dari sisi kinerja, Bank Jatim mencatat laba bersih konsolidasi sekitar Rp1,2 triliun hingga semester I-2026. Laba tersebut tumbuh 53,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja Bank Jatim

Direktur Keuangan & Tresuri Bank Jatim Wahyukusumo Wisnubroto mengatakan pertumbuhan laba tersebut didukung oleh peningkatan aset produktif dan pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB).

"Pertumbuhan kinerja hingga Triwulan II-2026 didorong oleh pertumbuhan aset produktif dan hasil dari pembentukan Kelompok Usaha Bank," kata Wahyukusumo.

Adapun, total aset konsolidasi Bank Jatim mencapai Rp162 triliun hingga semester I 2026, meningkat 37,16% secara tahunan.

Penyaluran kredit konsolidasi tercatat sebesar Rp111 triliun, tumbuh 41,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi mencapai Rp120 triliun atau meningkat 31,47% secara tahunan.

Baca Juga : Kinerja Moncer, Laba Bank Jatim (BJTM) Tembus Rp1,54 Triliun di 2025

Pertumbuhan kredit dan DPK tersebut turut mendorong pendapatan bunga bersih perseroan sebesar sekitar Rp4,6 triliun, meningkat 39,5% secara tahunan. Secara bank only, BJTM membukukan laba bersih sebesar Rp802 miliar hingga Juli 2026. Pencapaian tersebut berlangsung di tengah strategi rebalancing bisnis yang dijalankan perseroan.

Topik terkait
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. BJTM Saham BJTM Bank Jatim