Hadapi Tantangan Alokasi Gas, Anak Usaha MLIA Diversifikasi Usaha
PT Muliaglass, entitas anak dari PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), resmi mengambil langkah strategis di tengah tantangan lanskap usaha industri kaca lembaran yang kian ketat serta kenaikan biaya produksi.
EBuzz - PT Muliaglass, entitas anak dari PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), resmi mengambil langkah strategis di tengah tantangan lanskap usaha industri kaca lembaran yang kian ketat serta kenaikan biaya produksi akibat penurunan alokasi gas.
Perseroan memutuskan untuk melaksanakan proses pembangunan ulang secara bertahap (slow rebuild) terhadap satu dari tiga tungku kaca lembaran yang telah memasuki tahun terakhir dari masa operasionalnya.
Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Mulia Industrindo Tbk, Linda Halim, menyampaikan melalui keterbukaan informasi tertulis bahwa kebijakan slow rebuild ini dieksekusi dengan senantiasa mengacu pada prinsip kehati-hatian guna mempertahankan dan memperkuat posisi keuangan perseroan secara berkelanjutan.
"Langkah tersebut bertujuan utama untuk mempertahankan serta memperkuat posisi keuangan perseroan," tegas Linda dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2026).
Strategi Perusahaan
Linda meyakini bahwa keputusan strategis ini mampu meredakan tekanan jual yang timbul akibat kondisi kelebihan pasokan (oversupply) kaca lembaran di pasar domestik, sekaligus membuka peluang penetrasi penjualan yang lebih luas bagi perusahaan di masa mendatang.
Kendati salah satu fasilitas tungku produksi sedang berada dalam proses pembangunan ulang secara bertahap, PT Muliaglass memastikan bahwa aktivitas operasional pabrik tetap berlangsung secara normal.
"Perusahaan mengoptimalkan tingkat utilitas dan kapabilitas tungku-tungku produksi lain yang masih aktif beroperasi. Manajemen menyatakan optimisme bahwa total volume produksi dari tungku yang tersisa berada pada level yang mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pasokan kaca lembaran bagi para distributor, processor, maupun jaringan pelanggan setia lainnya," ucapnya.
Dari perspektif keuangan, pelaksanaan proyek slow rebuild ini diproyeksikan memberikan kontribusi dampak positif yang signifikan bagi struktur finansial perusahaan. Selama masa pengerjaan pembangunan ulang berlangsung, PT Muliaglass diprediksi akan memperoleh perolehan arus kas (cash flow) positif secara penuh mulai tahun 2027.
Baca Juga : Laba Bersih Mulia Industrindo Sisa Rp27,06 Miliar di Kuartal I-2025
Penguatan arus kas tersebut utamanya ditopang oleh penurunan beban harga rata-rata gas, seiring dengan berkurangnya volume konsumsi porsi gas pada tingkat harga pasar yang lebih tinggi.